Pernahkah Anda mendengar atau bahkan menyaksikan Penyandang cacat Tuna Netra mampu mengendarai mobil di jalan raya ? ya, tampaknya hal tersebut tidak lama lagi akan menjadi kenyataan sepertinya. Bayangkan saja, baru-baru ini atas upaya kreatif dan sekaligus mulia dari para mahasiswa di Virginia Tech yang telah merancang sebuah kendaraan bisa dikendarai oleh penyandang cacat Tuna Netra secara individual. Hm, apa benar demikian?…
Singkat kata, kendaraan tersebut berjenis dirt buggy yang dilengkapi dengan peralatan array laser pendeteksi, sebuah interface perintah suara dan beberapa sistem lainnya yang merespon pengemudi mengenai apapun yang berada tampak disekilingnya. Yang pasti proyek ini adalah proyek yang terbaik dan bukan hanya sebatas catatan rancangan saja. Karena pada dasarnya proyek ini telah berlangsung dan sedang diuji coba dengan seorang pengemudi penyandang cacat Tuna Netra (Wes Majerus).
Namun demikian, yang patut disesalkan adalah tidak adanya informasi tentang apa yang direncanakan dan dilakukan selanjutnya oleh tim tersebut terhadap kendaraan buatannya itu. Dan yang pasti diharapkan agar proyek mulia ini tetap terus dilanjutkan di kemudian hari untuk menghasilkan kendaraan yang tepat guna dan bermanfaat bagi semua.
Ruang Angkasa memang menyimpan pesona yang masih banyak tersembunyi oleh orang awam. Tak banyak yang tau apa saja yang bisa kita nikmati di luar angkasa, karena memang orang awam tak terlibat langsung untuk bisa terbang ke luar angkasa. Nah bagaimana jadinya kalau suatu hari Anda diberi kesempatan berjalan-jalan ke Mars bersama tim NASA?
Dikabarkan untuk menggarap proyek ini, pihak NASA telah menggunakan software Fancy Photosynth buatan Microsoft. Aplikasi yang dihasilkannya menggambarkan pembangunan perjalanan virtual Stasiun Ruang Angkasa Internasional dan sebuah model dalam skala penuh petualangan Laboratorium Ilmu Pengetahuan Mars milik NASA. Antar mukanya sendiri memperbolehkan pemakai mengendarai hingga puas, 3D-oriented yang sesuai modul-modul stasiun yang ada, termasuk kedua sisinya yaitu sisi dalam dan sisi luarnya, serta sungguh-sungguh memberikan kesan yang bagus mengenai ukuran dan kekompleksitas laboratorium berjalan milik NASA yang ceritanya dipersiapkan pada tahun 2011 mendatang, dalam suatu misi penjelajahan ruang angkasa ke planet Mars.
Dalam kenyataannya sendiri, hal itu tidak seperti pada kenyataannya. Akan tetapi apa boleh dikata, ini semacam simulasi saja dan salah satu merupakan cara yang bagus untuk mengekspresikan imajinasi kepada publik pada umumnya.
Wow, alangkah indah dan berkesannya seandainya kita bisa mengarungi perjalanan ke stasiun ruang angkasa milik NASA yang tentunya akan memberi sensasi tersendiri yang tak terhingga bagi kita semua. Apakah anda berminat? Tetaplah berkhayal dan berimajinasi. Siapa tahu, anda menjadi salah satu kandidat yang beruntung yang terpilih ikut dalam perjalanan ruang angkasa tersebut. Who’s Knows?
Berwisata tidak hanya bisa dilakukan di darat, nantinya kita juga dapat berwisata di ruang angkasa. Apakah itu cuma khayalan saja? Ternyata tidak, ini tidak main-main, karena sudah berlangsung cukup lama pengembangan pesawat untuk dapat melakukan wisata ruang angkasa tersebut.
Salah satunya adalah dari pihak Virgin Galastic. Upaya Virgin Galactic dalam wisata ruang angkasanya masih akan semakin kuat di masa yang akan datang, dan ini sejalan dengan kabar terbaru yang dikeluarkan perusahaan atas uji penerbangan yang baru-baru ini dilakukan dengan WhiteKnightTwo yang berlokasi di dekat kantor pusat Mojave.
Durasi penerbangannya sendiri terbilang lebih lama pada posisi penerbangan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang ada di video terakhir yang disebarkan di dunia maya, yang mana juga menyediakan beberapa gambar udara mid-flight yang terbaru. Debut public pesawat tersebut akan terbang melintasi Virgin Galactic Spaceport Amerika dalam suatu upacara peresmiannya pada bulan depan. Kita tunggu saja nanti info selanjutnya.
Mendengar kemajuan yang berarti di dunia kriptografi Quantum yang telah sekian lama terdiam, kini telah terpecahkan oleh sekelompok ahli ilmu fisika Austria yang menyambutnya dengan suka cita.
Hal ini diperjuangkan oleh sekelompok orang dari Institute for Quantum Optics and Quantum Information (IQOQI) di negara Austria itu, mengatur dengan mengirim kalimat “entangled photons” sejauh 90 mil antara 2 pulau di negara Spanyol yaitu “Las Palmas” dan “Belearics”. Panggilan sukses uji singkatnya, tim tersebut menegaskan bahwa kini mungkin saja bisa mengirim kalimat jenis ini dari komunikasi enkripsi yang tak terpecahkan melalui ruang angkasa menggunakan satelit. Lucu memang apa yang telah dilakukan para fisikawan dari Austria tersebut, mengingat kriptografi quantum sendiri belum teruji di bawah lapisan stratosphere.
Sudah lama rasanya terdengar nama mobil Tata, tentu ini menjadi penantian cukup lama bagi mereka yang menunggu apakah menjadi pemenang undian untuk bisa memiliki mobil Tata pertama kalinya dengan kisaran harga 2.500 USD atau sekitar 25 juta rupiah saja. Begitu banyak orang yang ingin menjadi yang pertama untuk memiliki mobil mungil yang terbilang sangat amat murah ini. Tentunya ini menjadi dorongan sendiri bagi produsen yang mengembangkan mobil Tata Nano dan kini penantian tersebut akhirnya terjawab sudah.
Hadir untuk pertama kalinya di Mumbai, India dengan harga seperti yang ditawarkan yaitu 2.500 USD dan tentunya kini produksi mobil tersebut sudah sampai masa dimana sudah saatnya mobil tersebut dimiliki oleh orang Mumbai. Dan sebagai orang pertama yang beruntung memiliki mobil imut ini, jatuh kepada Ashok Vichare yang mengatakan bahwa dia membeli mobil ini karena mobil ini cukup imut dan sangat murah sekali, bahkan paling murah di India.
Dikabarkan bahwa untuk bisa menentukan siapa yang menjadi orang pertama ini, dilakukan metode undian sehingga nama pertama yang keluar akan menjadi pemilik pertama mobil ini. Untuk ketersediaannya sendiri, mobil Tata kini sudah ada sekitar 100.000 unit dan masih menunggu siapakah yang beruntung memiliki mobil ini selanjutnya. Hmmm, Anda tertarik untuk memilikinya? Berdoa saja, semoga mobil imut dan murah meriah ini suatu saat bisa masuk ke Indonesia.
Mencoba memberikan alternatif lain bagi kendaraan, maka sudah mulai berkembang berbagai jenis motor listrik saat ini. Lalu apakah ada dari sekian banyak kendaraan itu, sebuah mobil listrik?
Dengan maksud yang sama, diproduksilah mobil listrik. Namun sampai saat ini pengembangan dari Hidrogen Fuel Cell masih terus menjadi penelusuran para ahli. The California Fuel Cell Partnership, Powertech Labs, National Hydrogen Association dan US Fuel Cell Council sedang mencari jalan untuk dapat mendemontrasikan kendaraan listrik ini. 12 jenis mobil listrik dari 7 produsen akan dikendarai dari Chula Vista di California Selatan sampai ke Vancouver, Canada yang perjalanannya sendiri kurang lebih 1,700 mil. Vancouver sendiri dipilih sebagai tempat tujuan karena akan diadakan acara 2010 Winter Olympic Games dan akan memperkenalkan mobil listrik ini.
Mobil listrik akan diberangkatkan bersama Chevy Equinox Fuel Cell, Mercedes F-Cell, Honda FCX Clarity, Hyundai Tucson FCEV, Kia Borrego FCEV, Nissan X-Trail, Toyota FCHV-adv Highlander dan Volkswagen HyMotion. Mobil-mobil ini akan menempuh jarak 200 hingga 500 mil dan nantinya akan berhenti sewaktu-waktu untuk mengisi bahan bakarnya.
Tur ini sendiri akan diadakan pada tanggal 26 Mei 2009 di Chula Vista dan akan berakhir 3 Juli di Vancouver. Untuk info lebih lanjut mengenai mobil ini sendiri, Anda bisa melihatnya di :
Perusahaan Raksaksa Listrik Jepang Sumitomo baru saja telah mengembangkan sebuah prototip mobil yang menggunakan motor superkonduktor. Menurut nikkei.net, secara detil prototip mobil yang dibuat alam bentuk mobil sedan Toyota.
Motor superkonduktor memiliki sebuah perangkat pendingin nitrogen cair dan dapat melesat jauh sepanjang 100 kilometer pada kecepatan puncak 85KPH hanya pada sekali charge. Kawat almunium superkonduktor, secara teori mampu melakukan 200 kali lebih banyak arus listrik dibanding dengan kabel tembaga.
Motor yang terdiri atas enam set gulungan superkonduktor yang terbuat dari bismut dan logam lainnya termasuk strontium dan tembaga. Proyek ini telah berlangsung selama 10 tahun lamanya. Dan dalam pembuatan sendiri telah menarik minat dari sejumlah produsen utama, seperti apa yang disampaikan nikkei.net. Selain Sumitomo, ternyata masih ada sejumlah produsen mesin listrik lainnya yang juga sedang mengembangkan motor bagi produsen mobil. Kita tunggu perkembangan selanjutnya nanti mengenai hal ini!
Ingin tau mobil termurah di dunia? Seusai memperoleh perizinan tahun lalu, tiba-tiba rencana kelanjutan produksi Mobil Nano menghilang seketika. Setelah penantian yang panjang, akhirnya kendaraan Nano direncanakan akan menghebohkan jalanan India di bulan Juli ini.
Menurut laporan yang diterbitkan oleh kantor berita Reuters, mobil termurah di dunia ini yang rencananya akan dibandrol dengan harga 1980 US Dollar atau kurang lebih 23 juta rupiah, diharapkan akan menjadi hal yang paling menghebohkan. Pada kenyataannya ada begitu banyak pesanan yang menunggu kelahiran dari mobil Nano ini.
Calon pemilik awal mobil Nano ini akan dipilih secara acak dari daftar pemesanan antara tanggal 9 April dan 25 April. “Kami juga menyatakan bahwa banyak negara di Eropa akan meluncurkan mobil Nano ini pada tahun 2011. Dan sementara itu, di Amerika sendiri masih terbilang belum ada kejelasan, karena tidak ada perusahaan di sana yang mau mengeluarkan produk tersebut.
Kemacetan di ibukota Jakarta memang sudah menjadi santapan sehari-hari kita. Sekalipun pemerintahan membuat banyak kebijakan dalam menangani hal tersebut seperti pemberlakuan kawasan 3 in 1, pembangunan jalur bus way dan sebagainya, sepertinya hanya sedikit berdampak mengurangi kemacetan tersebut. Apa jadinya kalau di Jakarta sudah ada yang namanya Terrafugia, mobil yang bisa terbang?
Sebuah perusahaan mobil di Massachusett belum lama ini berhasil merancang sebuah mobil yang bisa terbang, perpaduan antara konsep mobil dan pesawat diilhami oleh konsep pada Back to The Future II dan Jetsons, dan akhirnya para peneliti melakukan riset untuk menjadikannya nyata.
Pada dasarnya mobil ini mempunyai konsep seperti mobil biasa lainnya, yaitu bisa dijalankan pada jalan raya. Namun, dibekali oleh komponen-komponen pesawat, mobil ini menjadi “roadable aircraft” sehingga tidak hanya akan melintas di jalanan namun juga di udara. Wah!
"Penerbangan yang pertama dilakukan dengan sangat baik, namun ketika pertama kali mendarat mungkin agak sedikit bermasalah.” ujar penemu dan COO Anna Mracek Dietrich. “Penerbangan yang dilakukan sungguh luar biasa karena poin yang diutamakan dari riset ini adalah mobil bisa dikendarai di jalanan dan di udara.”
Mobil ini menggunakan bahan bakar bensin, roda biasa, stick teleskop, pedal dan lain-lain. Diperkirakan perjalanan yang dapat dilakukan menggunakan mobil ini dengan tangki yang diisi penuh akan bisa mencapai 500 mil.
Ketika sedang berjalan dan mencoba untuk mengubah posisi menjadi terbang, membutuh waktu selama 30 detik, untuk bisa memfungsikan komponen pesawatnya. Paling tidak proses pengubahan ini sendiri membutuhkan jarak 1700 kaki di jalanan untuk bisa lepas landas.
Pada posisi ingin berubah dari modus berkendara dan modus penerbangan, panjang mobil menjadi 19 kaki dan lebar 80 inchi, dengan menggunakan 6 kaki sebagai roda, setinggi 9 inchi. Total dari wingspan-nya sendiri menjadi 27 kaki, 6 inchi.
Para teknisi akan mempelajari dari tes penerbangan yang pertama dan akan terus riset untuk memodifikasi mobil agar lebih baik di masa mendatang.
Selain itu, untuk bisa menerbangkan mobil ini, mungkin belum diijinkan untuk orang awam. Hanya orang yang memiliki surat izin mengemudikan pesawat lah yang boleh mengendarainya.
Terrafugia berharap di tahun 2012, mobil terbang ini akan bisa diselesaikan dan dilempar ke pasaran. Saat ini sudah ada 40 orang yang mendonorkan uangnya pada pengembangan mobil terbang ini 194.000 US Dollar atau kurang lebih 2,3 Milliar Rupiah.
Recent Comments